Kamis, 18 Agustus 2016

Belajar_Proxmox2




BAB I
PENDAHULUAN
A.           Perkembangan Cloud Computing
Cloud computing telah berkembang sejak tahun enam puluhan berdampingan dengan perkembangan internet dan web. Internet lebih cepat berkembang karena perkembangan bandwidth yang semakin besar. Perkembangan internet inilah yang menjadi pendorong berkembangnya teknologi cloud computing.
Pada tahun di tahun 1999, Salesforce.com menjadi pencetus pertama aplikasi perusahaan yang dijalankan melalui internet. Selanjutnya diikuti oleh Amazon Web Services di tahun 2006 yang menggunakan teknologi Elastic Compute Cloud (EC2). Teknologi EC2 menyebabkan adanya situs layanan web yang dikomersialkan, sehingga memungkinkan perusahaan kecil / individu untuk menyewa komputer atau server agar dapat menjalankan aplikasi komputer mereka.
Di tahun 2009, Google memulai menawarkan aplikasi berbasis browser melalui Google Appsnya, yang salah satunya adalah Google Docs yang sering kita gunakan. Sampai saat ini, cloud computing masih terus berkembang dengan pesat mengingat manfaatnya yang begitu besar jika teknologi ini digunakan.
.
B.            Cloud computing dapat dibedakan menjadi 3, yaitu :
1.    Public cloud Sesuai dengan namanya, public cloud adalah penerapan cloud computing untuk umum (publik).
2.    Private cloud Bertolak belakang dengan public cloud yang digunakan untuk umum, private cloud digunakan secara pribadi (private) oleh perusahaan atau pengguna tertentu.
3.    Hybrid cloud adalah penggabungan pemanfaatan public cloud dan private cloud oleh pengguna. Sebagai contoh, sebuah perusahaan dapat menempatkan email mereka di public cloud sekaligus di private cloud.
C.             Karakteristik Cloud Computing

1.      On-Demand Self-Services
Sebuah layanan cloud computing harus dapat dimanfaatkan oleh pengguna melalui mekanisme swalayan dan langsung tersedia pada saat dibutuhkan.
2.      Broad Network Access 
Sebuah layanan cloud computing harus dapat diakses dari mana saja, kapan saja, dengan alat apa pun, asalkan kita terhubung ke jaringan layanan. Contoh HP, Tablet.
3.      Resource Pooling
Sebuah layanan cloud computing harus tersedia secara terpusat dan dapat membagi sumber daya secara efisien.
4.      Rapid Elasticity
Sebuah layanan cloud computing harus dapat menaikkan (atau menurunkan) kapasitas sesuai kebutuhan.
5.      Measured Service
Sebuah layanan cloud computing harus disediakan secara terukur, karena akan digunakan dalam proses pembayaran.
D.           Cloud computing mempunyai 3 tingkatan layanan
1.      Infrastructure As A Service (IaaS)
Pengguna dapat menggunakan fundamental computing resource seperti processing power,storage, networking component. Pengguna diizinkan untuk menginstall aplikasi sendiri,membuat firewall dan loadbalancer. contoh : IaaS yaitu Amazon Elastic Computer Cloud
2.      Platform As A Service (PaaS)
Pengguna dapat mengembangkan aplikasi menggunakan application framework atau aplikasi engine yang disediakan oleh provider. Pengguna dapat leluasa mengontrol aplikasi namun tidak dapat mengontrol sistem operasi, hardware atau network Contoh : force.com dan Micrososft Azure Inverment
3.       Software As A Service (SaaS)
Pengguna dapat menggunakan aplikasi namun tidak dapat membuat aplikasi, tidak dapat mengontrol sistem operasi, hardware dan network. Aplikasi ini dapat diakases via web-browser atau web based interface. Contoh : DoogleDoc dan salesForce.





Secara universal cloud computing memiliki karakteristik yang tidak jauh berbeda dengan ketiga teknologi sebelumnya yaitu:
1.    Grid Computing merupakan metode komputasi dimana sebuah komputer raksasa virtual yang terdiri dari beberapa komputer yang bekerja secara bersamaan melakukan komputasi. Contohnya ada pada jaringan peer-to-peer atau SETI@home.
2.    Utility Computing merupakan konsep komputasi dimana para client hanya membayar apa yang mereka pakai. Contohnya seperti sistem penggunaan listrik dari PLN.
3.    Autonomic Computing : konsep dimana komputer beserta perangkat komputasinya memiliki kemampuan untuk memperbaiki dirinya sendiri atau yang lebih dikenal dengan sebutan self-management. Contohnya ada pada penggunaan harddisk server yang akan penuh dengan data.
Enam komponen penting dari Cloud Computing, yaitu : Cloud Clients, Cloud Services,
Cloud Application, Cloud Platform, Cloud Storage, dan Cloud Infrastructure. Keunggulan yang dimiliki oleh cloud computing yaitu : harganya yang murah, ramah
lingkungan, dan lain-lain. Karena keunggulannya ini cloud computing banyak digunakan sebagai konsep dasar oleh teknologi-teknologi masa kini, seperti VBLOCK
INFRASTRUCTURE PACKAGE, IBM VMCONTROL, dan WINDOWS AZURE. Namun dibalik keunggulannya ini ada kendala-kendala yang sering terjadi pada Cloud
computing adalah service level, privacy, Compliance, data ownership, data mobility.









BAB II
INSTAL PROXMOX
A.            Pengenalan Proxmox
Proxmox VE (Virtual Environment) adalah salah satu distro Linux dari basis Debian yang mempunyai fungsi khusus sebagai virtualisasi baik appliance maupun operating system. Proxmox berjalan dengan mode text, walaupun seperti itu Proxmox akan lebih mudah dikonfigurasi melalui akses remote dengan web based.
B.             Kelebihan Proxmox
Proxmox ini memiliki banyak kelebihan, antara lain :
1.    Open source, sehingga free untuk digunakan oleh siapapun.
2.    Mudah dalam instalasi dan konfigurasi.
3.     Mendukung platform virtualisasi berbasis KVM dan OpenVZ.
4.     Mendukung berbagai format hardisk virtual.
5.    Minimalis dan power full dalam pemakaian memory karena hanya butuh sedikit memory untuk menjalankan virtual server.
6.    Mendukung auto backup sesuai schedule yang ditentukan baik ke internal storage maupun external storage.
7.    Dapat digunakan untuk Cluster dan High Avaliablity Server.
8.    Mendukung banyak model storage : LVM, iSCSI, Local Directory maupun NFS.
9.    Sudah mendukung Live Migration.
C.            Hal-hal yang harus diperhatikan mengenai Proxmox antara lain :
1.    Proxmox hanya disediakan untuk mesin 64 bit sehingga tidak akan bisa berjalan pada mesin 32 bit.
2.    Pada saat instalasi, Proxmox akan menghapus seluruh isi dari hardisk. Sehingga jika hanya ingin melakukan percobaan gunakan hardisk yang kosong atau gunakan mesin virtual juga.
3.    Jika ingin menggunakan KVM, Proxmox membutuhkan motherboard/CPU yang
mendukung teknologi virtualisasi yaitu intel VT/AMD-V.



D.            Kebutuhan Hardware Untuk Proxmox
Kebutuhan spesifikasi server pada dasarnya tergantung pada virtual server yang akan
digunakan. Semakin tinggi spesifikasi yang akan dijalankan maka semakin tinggi juga
kebutuhan hardware yang harus tersedia (mesin induk).
Spesifikasi minimal pada server induk yang harus terpenuhi agar virtual server dapat
berjalan adalah :
1.    Processor Pentium 4, dan harus memiliki kemampuan 64 bit.
2.     Jika akan menggunakan model full virtualization CPU harus memiliki model motherboard intel VT (Virtualtation Technology) atau AMD-V.
3.    Memory RAM minimal 1 GB.
4.    Kapasitas hardisk minimal 20 GB.
5.     NIC (Network Interface Card)
E.            Langkah-langkah Instalasi Proxmox dan  ubuntu
Pada mesin virtualbox, untuk membuat baru maka klik Create New maka akan muncul kotak dialog seperti berikut, beri nama sesuai dengan keinginan anda contoh name BelajarProxmox2, lalu Pilih linux dan debian (64 bit) lalu klik next
Pilih memory sesuai dengan kapasitas memori laptop anda lalu Klik next
Pilih create a virtual hard disk now lalu Klik next
Pilih VDI(Virtualbox Disk Image  lalu klik next
Pilih Dynamic allocated lalu klik next






Kemudian Klik Create
Setelah selesai Membuat mesin kemudian setting mesin BelajarProxmox2 yang sudah dibuat tadi.
Pilih menu storage kemudian klik empty,pilih gambar CD room pilih software  proxmox yang dibutuhkan.
Maka akan mucul seperti kotak dialog di bawah ini
Pada menu Network, attachead to pilih Host Only Adapter lalu klik Ok










Setelah selesai jalankan mesin BelajarProxmox2 dengan klik Start
Muncul kotak dialog di bawah ini, klik menu device lalu pilih network klik atau hapus tanda ceklis
Muncul kotak dialog lalu pada menu mechine pilih  reset
Kemudian tekan Install Proxmox VE tunggu hingga muncul kotak dialog, setelah muncul kotak dialog di bawah ini klik I agree
















Kemudian klik next
Setelah itu muncul kotak dialog dibawah ini ketik Country dengan nama negara Indonesia, lalu next






Masukkan password sesuai dengan keinginan anda lalu ketik email anda lalu klik next
Masukkan hostname sesuai dengan kebutuhan dan IP addresnya  setelah selesai klik next







Tunggu proses instal proxmox
Setelah itu muncul kotak dialog dibawah ini kemudian ketik root dan  pasword yang telah di buat










Sebelum menjalankan pada mozila setting IP addresnya pada virtualboxnya
Untuk setting IP addresnya yaitu Klik Start lalu pilih Computer
Kemudian pilih Network klik kanan pilih Propeties






Pilih change adapter setting
Maka akan mucul seperti ini, pilih Virtualbox Host only network klik kanan propetis





Pilih Internet protocol  version4 klik propeties
Setelah itu setting IP addresnya,setelah selesai setiing klik OK






Setelah itu Buka jendela browsernya (Mozila)
Pada  mozila ketik https://192.168.56.101:8006/ lalu muncul kotak dialog user name ketik root dan password sesuai dengan yang sudah dibuat lalu klik login
 
Setelah itu muncul tampilan seprti dibawah ini,pilih pve lalu pilih createCT untuk membuat conener template   klik 2 kali lalu pilih local (pve)
Pilih menu conten pilih upload untu membuat contener templete



Setelah itu  pada content pilih container templet masukkan template ubuntunya dengan memilih select file untuk mencari simpan  Ubuntunya setelah itu klik upload
Setelah itu pada template isi hostname sesuai dengan keinginan anda keemudian masukkan password setelah selesai klik next
Klik next




Klik next
Klik next
Klik finish





Tunggu sampai task ok
untuk menjalankan container klik start setelah OK klik console tunggu hingga proses selesai








Pilih local-lvm lalu klik Create CT
Isi hostname sesuai dengan kebutuhan anda dan password sesuai dengan keinginan anda lalu klik next








Pada menu template pilih template lalu masukkan ubuntu lalu klik next
Klik next
Klik next




Klik next
Klik next
Klik finish





Tunggu proses hingga muncuk task OK. Lalu close
Untuk menjalankannya ubuntunya  klik 101 (yulia) lalu klik start kemudian klik console kemudian masukan yulia login dengan ketik root dan Password sesuai dengan yang sudah anda buat tadi pada Create CT.